Kalijati, Senin 18 Mei 2026 — SDN 1 Kalijati melaksanakan kegiatan panen jagung sebagai bentuk implementasi Pendidikan Karakter MELESAT dalam pembelajaran kokurikuler. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dalam proses belajar berbasis pengalaman nyata, mulai dari menanam hingga memanen hasil kebun, mengolah produk, hingga memasarkan hasil olahan kepada masyarakat sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, siswa memanen jagung yang telah ditanam dan dirawat bersama. Jagung hasil panen kemudian diolah menjadi produk makanan “Jasuke” (Jagung Susu Keju). Suasana penuh semangat terlihat saat para siswa bekerja sama membersihkan jagung, merebus, menyiapkan bahan, hingga menyajikan produk siap jual. dokumentasi kegiatan dapat dilihat pada tautan berikut. https://drive.google.com/file/d/1zTjlyvGF441BnbGhneeTvPVAJNeOjOW1/view?usp=sharing
Tidak hanya belajar keterampilan mengolah makanan, siswa juga diberikan pengalaman langsung dalam kegiatan kewirausahaan dengan menjual produk Jasuke kepada guru, siswa, dan warga sekitar sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, komunikasi, dan kemandirian.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, siswa terlebih dahulu dibekali pembelajaran literasi keuangan sederhana yang disesuaikan dengan usia sekolah dasar. Dalam pembelajaran tersebut, guru mengenalkan empat konsep utama literasi keuangan, yaitu mendapatkan, menabung, belanja, dan menyumbang.
Konsep “mendapatkan” dikenalkan melalui proses usaha dan kerja keras dalam menghasilkan uang. Konsep “menabung” diajarkan agar siswa memahami pentingnya menyisihkan sebagian hasil yang diperoleh untuk kebutuhan di masa depan. Selanjutnya, konsep “belanja” mengajarkan siswa menggunakan uang secara bijak sesuai kebutuhan. Sedangkan konsep “menyumbang” ditanamkan untuk membangun kepedulian dan rasa berbagi kepada sesama.
Kepala SDN 1 Kalijati menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran bermakna yang mengintegrasikan pendidikan karakter, keterampilan hidup, dan literasi finansial dalam kehidupan sehari-hari siswa.
“Melalui kegiatan panen jagung dan pengolahan Jasuke ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung proses bekerja, berwirausaha, dan mengelola hasil usaha dengan baik. Inilah bentuk pembelajaran kokurikuler yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter mandiri, kreatif, gotong royong, serta membangun kebiasaan literasi keuangan sejak dini pada peserta didik SDN 1 Kalijati.

Tinggalkan Balasan